PBB Turut Soroti Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis HAM Andrie Yunus

Komisioner Tinggi PBB untuk HAM, Volker Türk Komisioner Tinggi PBB untuk HAM, Volker Türk
Pawarta - Aktivis KontraS, Andrie Yunus, menjadi korban serangan penyiraman air keras oleh orang tak dikenal pada 12 Maret 2026. Ia mengalami luka bakar serius di wajah, tangan, dada, dan mata dengan total luka mencapai 24%.

Komisioner Tinggi PBB untuk HAM, Volker Türk, mengecam keras insiden tersebut. Ia menyebut serangan itu sebagai tindakan pengecut.

“Serangan terhadap pembela hak asasi manusia adalah tindakan pengecut yang tidak bisa ditoleransi. Pelaku harus segera ditangkap dan diadili.” ujar Volker.

Pelapor Khusus PBB untuk Pembela HAM, Mary Lawlor, juga menyampaikan sikap tegas. Ia menekankan:

“Ini adalah serangan yang sangat serius. Pemerintah Indonesia harus memastikan penyelidikan menyeluruh dan memberikan perlindungan kepada pembela HAM.”

Serangan terjadi setelah Andrie selesai merekam podcast di YLBHI bertema “Remiliterisme dan Judicial Review di Indonesia.” Koordinator KontraS, Dimas Bagus Arya, menduga aksi ini bertujuan membungkam suara kritis:

“Serangan ini jelas upaya untuk membungkam pembela HAM. Negara seharusnya hadir melindungi, bukan membiarkan mereka diteror.” kata Dimas. KontraS mendesak aparat kepolisian segera mengusut tuntas kasus ini, mengungkap pelaku serta motif di balik serangan.
0 Dilihat
Baca juga
X
Komentar
Sembunyikan

0 Response to "PBB Turut Soroti Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis HAM Andrie Yunus"

Posting Komentar

 
Back to top

Arymedia Blogger theme. Berminat? Hubungi ARYMEDIA.

Lanjut scroll untuk lanjut baca artikel.