Prabowo Instruksikan Menteri Kaji Pengurangan Hari Kerja untuk Hemat BBM

Presiden Prabowo Subianto Presiden Prabowo Subianto
Pawarta - Presiden Prabowo Subianto meminta para menteri mengkaji kemungkinan pengurangan hari kerja serta penerapan sistem kerja dari rumah (WFH) sebagai langkah penghematan bahan bakar minyak (BBM).

Kebijakan ini disebut sebagai antisipasi terhadap dampak krisis ekonomi global akibat konflik di Timur Tengah yang memicu lonjakan harga minyak dunia.

“Kita harus siap menghadapi kemungkinan terburuk. Jangan panik, tapi juga jangan lengah.” tegas Prabowo.

Lonjakan harga minyak dari sekitar 60 dolar AS menjadi 115 dolar AS per barel dinilai berpotensi membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), karena asumsi awal pemerintah hanya 70 dolar AS per barel.

Sebagai perbandingan, Pakistan telah lebih dulu menerapkan kebijakan penghematan, termasuk pemotongan gaji pejabat, pengurangan konsumsi BBM, dan penerapan WFH.

Prabowo juga menyinggung pengalaman Indonesia saat pandemi COVID-19, di mana sistem kerja dari rumah terbukti efisien.

“Waktu COVID-19, kita bisa bekerja dari rumah, ternyata efisien dan hemat BBM,” ujarnya.

Dengan langkah ini, pemerintah berharap dapat menekan konsumsi energi sekaligus menjaga stabilitas ekonomi di tengah ketidakpastian global.
0 Dilihat
Baca juga
X
Komentar
Sembunyikan

0 Response to "Prabowo Instruksikan Menteri Kaji Pengurangan Hari Kerja untuk Hemat BBM"

Posting Komentar

 
Back to top

Arymedia Blogger theme. Berminat? Hubungi ARYMEDIA.

Lanjut scroll untuk lanjut baca artikel.