Usai Iran, Trump Sebut Kuba Jadi Target Berikutnya
Presiden Amerika Serikat Donald Trump
Trump menegaskan bahwa saat ini pemerintahannya fokus menggempur wilayah strategis di Iran. Namun setelah itu, ia berencana mengarahkan kekuatan ke Kuba. “Kami ingin memperbaiki (Kuba) setelah selesaikan yang ini dulu (Iran). Itu hanya soal waktu sebelum banyak orang luar biasa akan kembali ke Kuba, semoga tidak untuk menetap,” ujar Trump dikutip dari CNBC Internasional.
Dalam kesempatan tersebut, Trump juga berbicara kepada tamu yang berasal dari komunitas Kuba di Miami. Ia menekankan, “Kami ingin kalian (komunitas Kuba di Miami) kembali. Kami tidak ingin membuat keadaan menjadi terlalu nyaman sehingga mereka tetap tinggal.”
Selain itu, Trump memuji Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio atas kiprahnya dalam isu kebijakan luar negeri. “Anda (Rubio) telah melakukan pekerjaan luar biasa di sebuah tempat bernama Kuba,” kata Trump yang disambut tepuk tangan meriah.
Komentar Trump mengenai Kuba muncul setelah sejumlah sekutunya menyampaikan pandangan serupa. Senator Lindsey Graham, misalnya, sebelumnya mengatakan bahwa Kuba akan menjadi target berikutnya setelah serangan terhadap Iran mereda. Dalam wawancara terpisah, Trump bahkan memprediksi, “Kuba juga akan jatuh,” jika rezim Iran runtuh.
Trump menambahkan bahwa pemerintahannya telah menekan ekonomi Kuba dengan memutus pasokan minyak dari Venezuela, pemasok utama energi negara tersebut, sebagai upaya memaksa Havana ke meja perundingan.
0 Dilihat
Baca juga

0 Response to "Usai Iran, Trump Sebut Kuba Jadi Target Berikutnya"
Posting Komentar