Alasan Keamanan dan Politik, Iran Resmi Mundur dari Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat

Pemain Iran saat rayakan kemenangan setelah pertandingan kualifikasi Piala Dunia FIFA 2026 zona Asia Grup A antara Iran dan Uzbekistan, 25 Maret 2025. Pemain Iran saat rayakan kemenangan setelah pertandingan kualifikasi Piala Dunia FIFA 2026 zona Asia Grup A antara Iran dan Uzbekistan, 25 Maret 2025.
Pawarta - Tim nasional Iran secara resmi menyatakan mundur dari kepesertaan Piala Dunia 2026. Keputusan besar ini diumumkan langsung oleh Menteri Olahraga Iran, Ahmad Doyanmali, dengan merujuk pada ketegangan geopolitik dan kekhawatiran serius terhadap keselamatan skuat negara tersebut.

Sedianya, Iran tergabung dalam Grup G bersama Belgia, Mesir, dan Selandia Baru. Seluruh rangkaian pertandingan di grup tersebut dijadwalkan berlangsung di wilayah Amerika Serikat. Namun, eskalasi konflik antara kedua negara membuat partisipasi Iran dianggap tidak mungkin dilakukan.

Doyanmali menegaskan bahwa faktor utama penarikan diri ini adalah tindakan permusuhan Amerika Serikat terhadap kedaulatan Iran.

"Mengingat rezim korup Amerika Serikat telah membunuh pemimpin kami (Ali Khamenei), dalam keadaan apapun kami tidak dapat berpartisipasi dalam Piala Dunia," ujar Doyanmali sebagaimana dikutip dari OneFootball.

Selain faktor politik, aspek keamanan pemain dan ofisial menjadi pertimbangan yang krusial. Pemerintah Iran menilai atmosfer di Negeri Paman Sam tidak lagi kondusif bagi warga negaranya.

"Orang-orang kami tidak aman, dan secara fundamental, kondisi untuk berpartisipasi tidak ada. Mengingat tindakan jahat yang mereka lakukan terhadap Iran," jelas Doyanmali.

Ia juga menambahkan bahwa kondisi konflik yang terjadi beberapa bulan terakhir telah memakan korban jiwa yang sangat besar di pihak Iran.

"Mereka telah memaksa dua perang terhadap kami dalam delapan atau sembilan bulan dan telah membunuh serta mengorbankan ribuan rakyat kami. Oleh karena itu, kami tentu tidak dapat memiliki kehadiran semacam itu," pungkasnya.

Keputusan mundur ini menjadi antiklimaks bagi upaya yang sempat dilakukan oleh Presiden FIFA, Gianni Infantino. Sebelumnya, Infantino telah menjalin komunikasi dengan Gedung Putih untuk memastikan keamanan tim Iran di turnamen sepak bola terbesar sejagat tersebut.

Infantino sempat menyatakan bahwa Presiden AS Donald Trump memberikan lampu hijau bagi kehadiran tim asuhan Team Melli.

"Selama pembicaraan, Presiden Trump menegaskan kembali bahwa tim Iran tentu saja dipersilakan untuk berkompetisi di turnamen di Amerika Serikat. Kita semua membutuhkan acara seperti Piala Dunia FIFA untuk menyatukan orang-orang sekarang lebih dari sebelumnya," ujar Infantino beberapa waktu lalu, dikutip dari Marca.

Namun, jaminan tersebut rupanya tidak cukup untuk mengubah pendirian Teheran. Dengan mundurnya Iran, FIFA kini dihadapkan pada tugas mendadak untuk menentukan tim pengganti yang akan mengisi slot kosong di Grup G sebelum turnamen dimulai.
0 Dilihat
Baca juga
X
Komentar
Sembunyikan

0 Response to "Alasan Keamanan dan Politik, Iran Resmi Mundur dari Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat"

Posting Komentar

 
Back to top

Arymedia Blogger theme. Berminat? Hubungi ARYMEDIA.

Lanjut scroll untuk lanjut baca artikel.