Tolak Gencatan Senjata, Iran Tegaskan Hanya Mau Perang Berakhir Permanen

Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi
Pawarta - Pemerintah Iran menolak seruan gencatan senjata dalam konflik melawan Amerika Serikat (AS) dan Israel. Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, menegaskan bahwa perlawanan akan terus berlanjut hingga tercapai penghentian perang secara total dan permanen.

Dalam wawancara eksklusif dengan program Meet the Press di NBC News, Araghchi menuding AS dan Israel melakukan pelanggaran kemanusiaan berat. “AS dan Israel membunuh rakyat kami, mereka membunuh siswi-siswi, Anda tahu, mereka menyerang rumah sakit,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa pengalaman gencatan senjata sebelumnya tidak berhasil, sehingga kali ini Iran hanya menginginkan penghentian perang yang bersifat permanen. “Perang ini harus diakhiri secara permanen. Kecuali kita mencapai hal itu, saya pikir kita perlu terus berjuang demi rakyat dan keamanan kita,” tegasnya.

Araghchi juga menyinggung kerja sama dengan Rusia, setelah laporan menyebut Moskow memberikan informasi intelijen terkait posisi pasukan AS di Timur Tengah. Menurutnya, hal itu bukan sesuatu yang baru. “Itu bukan rahasia. Mereka membantu kami dalam berbagai hal. Saya tidak memiliki informasi detail,” jelasnya.

Sementara itu, Presiden Iran Masoud Pezeshkian menyatakan bahwa Iran tidak berniat menyerang negara-negara Teluk, kecuali mereka memfasilitasi serangan AS-Israel.

Araghchi menegaskan, “Kita menyerang pangkalan-pangkalan Amerika, instalasi-instalasi AS, aset-aset Amerika, yang sayangnya terletak di wilayah negara-negara tetangga kita.”
0 Dilihat
Baca juga
X
Komentar
Sembunyikan

0 Response to "Tolak Gencatan Senjata, Iran Tegaskan Hanya Mau Perang Berakhir Permanen"

Posting Komentar

 
Back to top

Arymedia Blogger theme. Berminat? Hubungi ARYMEDIA.

Lanjut scroll untuk lanjut baca artikel.