Menteri HAM Desak Polisi Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras ke Aktivis KontraS

Menteri HAM Natalius Pigai Menteri HAM Natalius Pigai
Pawarta - Aktivis KontraS, Andrie Yunus, menjadi korban serangan air keras oleh orang tak dikenal pada 12 Maret 2026 setelah merekam podcast di kantor YLBHI. Akibat serangan tersebut, ia mengalami luka bakar serius di tangan, wajah, dada, dan mata.

Menteri HAM Natalius Pigai mengecam keras aksi tersebut. Ia menegaskan bahwa praktik kekerasan tidak boleh dibiarkan hidup di Indonesia.

“Premanisme tidak boleh dibiarkan hidup di Indonesia. Demokrasi harus berjalan tanpa kekerasan. Civil society adalah pengawas demokrasi,” ujarnya.

Pigai juga mendesak kepolisian segera mengusut tuntas kasus ini agar korban dan keluarganya mendapat keadilan. Ia berencana menjenguk Andrie Yunus di rumah sakit.

KontraS menilai serangan ini sebagai upaya membungkam suara kritis pembela HAM. Koordinator Badan Pekerja KontraS, Dimas Bagus Arya, menegaskan bahwa perlindungan hukum bagi pejuang HAM adalah kewajiban negara. “Serangan ini jelas merupakan upaya membungkam suara kritis pembela HAM. Negara harus memastikan perlindungan hukum bagi pejuang HAM sesuai undang-undang,” tegasnya.

KontraS mendesak aparat segera mengungkap pelaku dan motif penyerangan, karena dampaknya bisa fatal bahkan mengancam nyawa.
0 Dilihat
Baca juga
X
Komentar
Sembunyikan

0 Response to "Menteri HAM Desak Polisi Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras ke Aktivis KontraS"

Posting Komentar

 
Back to top

Arymedia Blogger theme. Berminat? Hubungi ARYMEDIA.

Lanjut scroll untuk lanjut baca artikel.