Kapolri Beri Atensi Khusus Kasus Penyiraman Air Keras ke Aktivis KontraS

Kapolri Listyo Sigit Prabowo Kapolri Listyo Sigit Prabowo
Pawarta - Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus, menjadi korban penyiraman air keras di Jalan Salemba I, Senen, Jakarta Pusat, pada 12 Maret 2026 sekitar pukul 23.30 WIB. Akibat serangan tersebut, Andrie mengalami luka bakar serius di tangan, wajah, dada, dan mata, dengan total luka mencapai 24 persen. Saat ini ia masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan bahwa kasus ini mendapat perhatian khusus dari kepolisian.

“Kami akan melakukan penyelidikan secara profesional, ilmiah, dan mengedepankan scientific crime investigation.” kata Sigit.

Penanganan perkara dilakukan oleh Satreskrim Polres Metro Jakarta Pusat dengan dukungan Polda Metro Jaya dan Bareskrim Polri.

Polisi juga mengimbau masyarakat untuk memberikan informasi terkait kasus ini. Kapolri menambahkan, “Kami menjamin perlindungan bagi siapa pun yang memberikan informasi.”

Dari pihak legislatif, Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI, Andreas Hugo Pareira, mengecam keras insiden tersebut. Ia menilai serangan ini sebagai upaya membungkam suara kritis pembela HAM. Andreas menegaskan, “Polisi harus segera mengungkap siapa pelakunya dan apa motif di balik serangan ini.”

Peristiwa ini terjadi setelah Andrie selesai merekam podcast di YLBHI dengan tema Remiliterisme dan Judicial Review di Indonesia.
0 Dilihat
Baca juga
X
Komentar
Sembunyikan

0 Response to "Kapolri Beri Atensi Khusus Kasus Penyiraman Air Keras ke Aktivis KontraS"

Posting Komentar

 
Back to top

Arymedia Blogger theme. Berminat? Hubungi ARYMEDIA.

Lanjut scroll untuk lanjut baca artikel.